x
Peningkatan Permintaan Properti di Kawasan Wisata

Peningkatan Permintaan Properti di Kawasan Wisata

Peningkatan Permintaan Properti di Kawasan Wisata, Apa Penyebabnya?

Mpnews.makmurproperty.com 26/11/2024, 09.30 WIB
Penulis : Jovica Hatmanti P.| Editor : Tim MP News

Malang, mpnews.makmurproperty.comSalam. Hai, Sobat FaMP! Kalau lagi ngomongin properti, belakangan ini ada satu tren yang bikin banyak orang kepo: kenaikan permintaan properti di kawasan wisata. Mulai dari villa di Bali, glamping di Puncak, sampai properti tepi pantai di Labuan Bajo—semuanya laris manis kayak dagangan di pasar malam. Tapi, kira-kira kenapa ya orang-orang pada rebutan investasi di tempat-tempat liburan? Yuk, kita bahas!

  1. Work From Anywhere, Literally

Pandemi COVID-19 emang udah lewat, tapi satu kebiasaan yang masih nempel adalah remote working. Banyak orang yang sekarang mikir, “Ngapain kerja di rumah aja kalau bisa sambil ngetik di depan pantai?” Nah, inilah yang bikin kawasan wisata jadi incaran. Properti yang punya suasana santai tapi tetap ada koneksi internet ngebut langsung jadi primadona buat pekerja digital alias digital nomad.

Tren ini bukan cuma hype loh, tapi udah jadi gaya hidup. Kota-kota kayak Bali, Yogyakarta, dan Lombok bahkan mulai dikenal sebagai hub remote working. Kalau Sobat FaMP punya properti di sana, cuan pasti ngalir terus!

 

  1. Traveling Balas Dendam

Setelah sekian lama dikurung pandemi, siapa sih yang gak kangen liburan? Orang-orang sekarang gak cuma mau jalan-jalan aja, tapi juga pengen punya properti di tempat yang sering mereka datengin. Mulai dari second home buat keluarga, sampai investasi properti yang bisa disewakan ke turis lewat platform kayak Airbnb.

Selain itu, dengan permintaan wisata yang terus naik, potensi keuntungan dari properti di kawasan wisata juga makin besar. Misalnya, harga tanah di Ubud naik terus sejak jadi destinasi favorit turis mancanegara. Jadi, ini bukan sekadar gaya-gayaan, tapi juga investasi jangka panjang.

 

Baca juga : Wisata Instagrammable Malang yang Wajib Dikunjungi!

 

  1. Daya Tarik Pariwisata Lokal

Indonesia emang gak ada matinya soal pariwisata. Tiap daerah punya pesona unik yang bikin turis domestik dan internasional jatuh cinta. Pemerintah juga makin serius ngembangin 10 Bali Baru, termasuk destinasi kayak Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Dengan adanya pembangunan infrastruktur besar-besaran, kayak bandara dan jalan tol, akses ke daerah-daerah ini makin gampang.

Tahu gak, properti di kawasan wisata yang infrastrukturnya oke cenderung lebih cepat naik nilai investasinya? Plus, buat yang niat buka usaha kayak homestay atau restoran, lokasi strategis ini bakal kasih keuntungan lebih besar.

 

  1. FOMO Investasi Properti

Jangan lupa, sekarang banyak orang yang mulai sadar kalau properti itu investasi yang gak bakal rugi. Dengan tren properti di kawasan wisata yang lagi naik daun, rasa takut ketinggalan (fear of missing out) bikin banyak orang buru-buru beli. Apalagi kalau denger cerita sukses temen yang beli villa murah lima tahun lalu, terus sekarang harganya udah tiga kali lipat!

 

  1. Fasilitas dan Kemewahan Modern

Jaman sekarang, properti di kawasan wisata gak lagi cuma sekadar rumah biasa. Banyak pengembang yang nyediain fasilitas kelas dunia, mulai dari kolam renang infinity, spa, sampai layanan manajer properti buat ngurus sewa. Hal ini bikin properti di kawasan wisata gak cuma jadi tempat tinggal, tapi juga pengalaman hidup yang luxurious.

 

Baca juga : Rekomendasi Villa Kece buat Staycation? Cek Sini!

 

Tips Buat Sobat FaMP yang Tertarik Ikut Tren

Kalau Sobat FaMP mau ikutan tren ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Lokasi adalah Raja: Pilih kawasan yang punya potensi wisata tinggi dan akses mudah.
  • Riset Pasar: Pastikan properti yang Sobat FaMP incar sesuai dengan kebutuhan target penyewa.
  • Cek Legalitas: Jangan lupa urus semua surat-surat biar gak ada drama di kemudian hari.
  • Manfaatkan Teknologi: Daftarin properti Sobat FaMP di platform sewa untuk dapet exposure lebih luas.

 

Kesimpulan

Naiknya permintaan properti di kawasan wisata gak datang tiba-tiba. Ini hasil dari perubahan gaya hidup, perkembangan teknologi, dan pesatnya industri pariwisata di Indonesia. Jadi, kalau Sobat FaMP punya modal dan pengen investasi yang seru sekaligus menguntungkan, properti di kawasan wisata bisa jadi pilihan yang pas. Tapi ingat, selalu bijak dan hati-hati dalam mengambil keputusan ya!

Semoga Sobat FaMP bisa jadi bagian dari tren ini dan dapet keuntungan yang melimpah. Cheers to your property journey! Salam satu bangsa dan pastinya NKRI harga mati.

About Author

adminMPNEWS