x
10 Kota di Indonesia dengan Kenaikan Harga Properti Tertinggi

10 Kota di Indonesia dengan Kenaikan Harga Properti Tertinggi

10 Kota di Indonesia dengan Kenaikan Harga Properti Tertinggi

mpnews.makmurproperty.com 15/09/2025, 08.43 WIB

Penulis : Nuzul Isnaini M. | Editor : Tim MP News

Malang, mpnews.makmurproperty.com – Salam. Halo Sobat FaMP! Siapa sih yang nggak kepikiran buat punya properti di kota yang harganya terus naik? Selain jadi tempat tinggal, properti juga bisa jadi investasi jangka panjang yang nilainya makin cuan dari tahun ke tahun. Nah, per September 2025, ternyata ada beberapa kota di Indonesia yang mencatat kenaikan harga properti cukup signifikan. Yuk, kita bahas 10 kota di Indonesia dengan kenaikan harga properti tertinggi dan apa faktor pendorongnya!

  1. Banjarmasin

  • Kenaikan: sekitar 2,25% YoY (kuartal I-2025, Bank Indonesia).

Kenapa naik? Permintaan lokal makin kuat, pasokan terbatas, ditambah pengembangan kawasan baru bikin harga di Banjarmasin naik paling pesat.

  1. Jakarta (terutama area prime & pinggiran berkembang)

  • Kenaikan: 1,07% YoY.

Faktor: proyek infrastruktur seperti MRT fase 2 dan LRT, plus demand investor di kawasan strategis. Meski tipis, Jakarta tetap jadi magnet properti.

Baca juga: Dampak Infrasruktur Baru Terhadap Harga Properti

  1. Semarang

  • Kenaikan: sekitar 0,9% YoY.

Faktor: harga properti masih relatif terjangkau dibanding kota besar lain, ditambah pembangunan tol dan kawasan industri yang bikin Semarang makin menarik.

  1. Palembang

  • Kenaikan: 1,43% YoY.

Faktor: geliat ekonomi daerah, investasi di kawasan industri, plus meningkatnya permintaan rumah tapak di kawasan strategis.

  1. Medan

  • Kenaikan: 1,30% YoY.

Faktor: populasi besar, aktivitas bisnis tinggi, dan kebutuhan hunian terus meningkat bikin Medan tetap jadi kota favorit di Sumatra.

  1. Yogyakarta

Data: rumah seken & rumah tapak alami kenaikan signifikan (Rumah123, 2024–2025).
Faktor: sebagai kota pendidikan dan wisata, demand properti di Yogya relatif stabil. Investor luar kota juga banyak memburu properti di sini.

Baca juga: 5 Faktor Yang Mempengaruhi Harga Properti

  1. Bandung

  • Kenaikan: sekitar 1% YoY.

Faktor: lifestyle, tren kerja hybrid, dan kawasan satelit Bandung yang berkembang bikin harga tetap naik meski moderat.

  1. Bekasi (dan kota satelit Jabodetabek lainnya)

  • Data: laporan Pinhome 2025 menunjukkan lonjakan permintaan di suburban premium housing.

Faktor: infrastruktur tol, LRT, dan kedekatan dengan Jakarta bikin Bekasi jadi hot spot properti.

  1. Denpasar

  • Kenaikan: sekitar 0,9% YoY.

Faktor: meski ada perlambatan, sektor pariwisata tetap mendongkrak harga hunian di Bali, termasuk Denpasar.

  1. Bali (luar Denpasar, kawasan villa & premium)

  • Data: harga per m² untuk apartemen/villa premium masih sangat tinggi.

Faktor: investor domestik maupun asing tetap minat di Bali, terutama untuk hunian wisata dan sewa jangka panjang.

Kenapa Kota-Kota Ini Naik Lebih Cepat?

Ada beberapa faktor kunci yang bikin harga properti di kota-kota tadi meningkat:

  1. Permintaan lokal → urbanisasi & kebutuhan rumah baru.
  2. Keterbatasan pasokan → lahan makin sempit, izin makin ketat.
  3. Infrastruktur baru → tol, bandara, MRT, LRT.
  4. Kenaikan biaya konstruksi → material & tenaga kerja.
  5. Tren lifestyle & investasi → premium housing & hunian di kota satelit makin diminati.

Proyeksi Akhir 2025

  • Pinggiran Jabodetabek (Bekasi, Karawang, Tangerang) diprediksi tetap naik 2–5%.
  • Yogyakarta & Semarang masih stabil karena demand pendidikan & industri.
  • Bali tetap jadi primadona investor, meski harga sudah tinggi.

Baca juga : Daerah Dengan Kenaikan Harga Properti Paling Pesat di Indonesia

Nah Sobat FaMP, ternyata kenaikan harga properti di 2025 ini nggak cuma didominasi kota-kota besar kayak Jakarta dan Bandung aja. Kota menengah seperti Banjarmasin, Palembang, dan Medan justru menunjukkan kenaikan cukup tinggi. Jadi, kalau mau investasi, jangan cuma lihat kota besar, kota menengah juga bisa kasih cuan!

Kalau sobat FaMP lagi cari properti di Malang Raya bisa cek di Makmur Property. Jadi, Sobat FaMP, kota mana nih yang paling menarik buat kamu incar properti? Apakah di pusat kota kayak Jakarta, kota wisata kayak Bali, atau justru kota menengah dengan potensi besar kayak Banjarmasin dan Palembang? Share pendapatmu di kolom komentar, ya! Salam satu bangsa, dan pastinya NKRI harga mati!

 

About Author

adminMPNEWS