Konstruksi Project Kanigraha, MP News, Makmur Property News

Mpnews.makmurproperty.com 13/09/2021, 13.00 WIB

Penulis: Kunanti Windu Palupi | Editor : Tim MP News

 

Malang, mpnews.makmurproperty.com Salam. Hai sobat faMP, kali ini MP News akan sharing perihal konstruksi. Menurut KBBI, konstruksi memiliki arti model atau tata letak suatu bangunan, seperti jembatan, rumah, dan lain sebagainya. Konstruksi ini merupakan tubuh dari sebuah bangunan yang terdiri dari elemen-elemen yang saling mendukung satu sama lain. Bagian-bagian dari konstruksi bangunan adalah penyusun yang memiliki sifat, material, dan tujuan tersendiri dalam sebuah bangunan. Bahan pembuatan bangunan tersebut juga berbeda-beda sesuai dengan peruntukan awalnya.

Selain membantu meningkatkan kebutuhan estetika, konstruksi rumah yang baik dapat meningkatkan esensial usia pakai rumah. Sehingga rumah lebih awet dan tak mudah rusak saat ditempati dalam jangka waktu lama. Pastinya sobat faMP ingin memiliki rumah yang memiliki usia pakai lama kan? hehe.

Sebelum memutuskan untuk membangun sebuah rumah, yuk kenali beberapa elemen yang wajib ada dalam sebuah konstruksi:

1. Fondasi

Bagian ini memiliki peranan penting dalam menentukan seberapa lama rumah yang dibangun dapat berdiri. Fondasi ini bertugas memikul seluruh beban bangunan agar dapat berdiri kokoh serta memindahkan beban ke atas tanah yang keras disekitarnya. Mengingat pentingnya hal ini, pembangunan fondasi merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan konstruksi rumah.

Pada dasarnya, pondasi harus memenuhi tiga syarat. Pertama, ditempatkan pada lahan yang tepat. Kedua, memiliki risiko longsor yang kecil. Ketiga, tidak rentan terhadap penurunan. Untuk membangun pondasi yang kuat, biasanya dibutuhkan beberapa jenis material dengan karakter kokoh. Misalnya batu kali, beton atau batu bata dan sebagainya yang didesain secara “Ceker Ayam”, tiang pancang dan sebagainya. Penggunaan material dan penempatan titik yang tepat dapat menghindari kerusakan rumah karena pondasi yang tidak kuat dan kurang tepat.

2. Balok sloof

Jika fondasi rumah berfungsi meneruskan beban bangunan ke tanah, maka balok sloof berfungsi untuk memilah beban. Beban ini kemudian disalurkan dari atas menuju ke bawah secara efektif dan efisien serta mempermudah proses pembangunan tembok atau dinding. Untuk membantu pondasi bangunan, balok sloof ini akan menghubungkan setiap bagian bawah ke setiap kolom. Selain itu, balok tersebut juga menahan beban bangunan agar tetap rata dan dapat meminimalkan penurunan differential atau sering disebut dengan reduksi bangunan akibat variasi kemampuan tanah dalam menahan beban bangunan. Penggunaan material yang kuat dan kokoh sangat diperlukan dalam hal membangun konstruksi rumah untuk digunakan dalam waktu yang lama. Dalam hal ini, jenis material campuran beton dan baja sering dimanfaatkan.

3. Dinding

Merupakan jenis konstruksi rumah bagian atas, dinding atau tembok memiliki fungsi pembatas bagian luar rumah dengan bagian dalam. Sehingga saat berada di rumah, seseorang dapat terjaga kebutuhan privasinya dan terlindungi dari cuaca kurang nyaman, gangguan hewan, dan sejenisnya.

Fungsi lainnya, dinding juga dapat bekerja sebagai partisi, atau sekat setiap bagian kamar dalam rumah setiap ruangan. Dalam hal estetika interior, bagian dinding kerap dihias, sehingga dapat meningkatkan fungsi kenyamanan seseorang saat berada di dalam rumah.

Selain kedua fungsi tersebut, dinding juga memberi manfaat sebagai bagian penahan beban dari konstruksi rumah diatasnya ya sobat faMP. Berdasarkan bahan bakunya dinding digolongkan menjadi :

a. Dinding tradisional dengan bahan kayu/bambu,

b. Dinding permanen dengan bahan beton, serta

c. Dinding semi permanen terbuat dari bahan campuran antara keduanya.

4. Kolom

Ring balok ini berfungsi sebagai penopang konstruksi atap bangunan dan dapat menghubungkan pasangan dinding yang terpisah agar struktur tidak runtuh. Jika sobat faMP memerhatikan secara seksama proses pembangunan bangunan, ada tiang-tiang di antara setiap dinding inilah yang disebut sebagai kolom. Dengan adanya kolom praktis, bangunan akan berdiri kokoh dan resiko bangunan roboh bisa diminimalisir.

5. Ventilasi

Sirkulasi udara yang baik akan meningkatkan kenyamanan dan kualitas kesehatan seseorang di dalam rumah. Untuk mewujudkan hal tersebut, bagian ventilasi memegang peranan sangat penting dalam hal ini.

Pada praktiknya ventilasi ini tidak monoton diaplikasikan pada jendela, namun juga pada pintu dan lubang yang sengaja dibuat pada dinding. Kebutuhan ini diwujudkan agar sirkulasi udara dari luar dan dalam rumah bisa keluar dengan baik

Baca Juga : Manfaat Ventilasi Rumah

6. Balok Latei

Merupakan bagian penting dalam konstruksi rumah yang berfungsi menjaga kusen dari beban bagian atas. Karena fungsinya ini, bagian Latei sering berada pada bagian atas pintu atau jendela.

Bahkan dengan struktur bangunan yang kuat, bagian ini tetap dibutuhkan. Terutama pada saat terjadi gempa bumi. Guncangan pada rumah membuat bagian atas kusen mudah roboh, jika tanpa balok Latei.

Proses pembangunan bagian ini biasa dilakukan dengan memanfaatkan material batu bata merah atau besi beton dengan tulang. Prosesnya pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan estetika desain rumah, dengan standar pemasangan yang tepat.

7. Lantai

Lantai adalah aspek penting lain dari desain bangunan yang tidak boleh diabaikan. Setiap lantai bangunan memiliki peran yang sangat penting, terutama untuk memastikan bahwa tampilan strukturnya menarik dan tidak monoton. Sesuaikan gaya dan warna lantai dengan konsep rumah yang dibangun.

Baca Juga : Jenis Ubin yang Sering Digunakan

8. Jendela dan Pintu

Agar tampak proporsional cermati ukuran jendela dan pintu yang dibuat. Selain bisa berfungsi sebagai sirkulasi udara, dengan memanfaatkan banyak jendela kaca maka kebutuhan pencahayaan di siang hari akan terpenuhi. Jadi sobat faMP bisa lebih hemat listrik ya, hehe.

9. Rangka Atap atau Kuda-Kuda

Kuda-kuda atau biasa disebut rangka atap ini berfungsi sebagai penopang bagian atas rumah untuk kebutuhan atap. Material rangka atap ini beragam mulai dari kayu hingga baja ringan dimana setiap material memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mendesain rangka atap merupakan elemen penting penentu usia rumah, disamping bagian dari estetika yang membuat desain rumah menjadi lebih unik.

Baca Juga : Desain Eksterior Rumah

10. Atap

Merupakan rangkaian konstruksi rumah yang terletak pada bagian paling atas. Fungsinya, tentu saja atap memberi perlindungan pemilik rumah dari cuaca terik, hujan dan sebagainya. Bagian atap yang tampak dari luar kerap menjadi elemen yang didesain untuk fungsi estetika. Namun, fungsi estetika jangan dijadikan faktor utama ya sobat faMP, melainkan fungsi utama atap dan usia penggunaan.

 10 bagian konstruksi diatas harus diperhatikan dan dicermati ketika membangun sebuah rumah. Untuk memastikan bangunan dapat bertahan lama, usahakan agar selalu menggunakan bahan-bahan dengan kualitas baik. Selamat berkreasi, salam satu bangsa dan pastinya NKRI harga mati.

 

Referensi :

https://prospeku.com/artikel/konstruksi-bangunan-rumah—2893

https://www.awrm.co.id/elemen-penting-konstruksi-rumah/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *