7 Jenis Pintu Paling Umum Digunakan
Mpnews.makmurproperty.com 23/08/2022, 15.05 WIB
Penulis : Fitria Lestariningsih | Editor : Tim MP News
Malang, mpnews.makmurproperty.com – Salam. Halo Sobat faMP, kali ini MP News akan sharing mengenai jenis pintu paling umum digunakan . Pintu menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah rumah. Fungsinya yakni untuk melindungi, membuka akses dari satu ruangan ke ruangan yang lain, serta menjaga privasi. Selain itu, pintu juga menambah estetika rumah dan karakter ruang maupun bangunan. Setiap jenis pintu memiliki fungsi masing-masing di setiap ruangan. Untuk itu, sobat faMP perlu mengenali jenis pintu yang cocok untuk setiap ruangan. Sehingga bisa memaksimalkan fungsi seluruh ruangan. Yuk, simak ulasan 7 jenis pintu yang paling umum digunakan, beserta kelebihan dan kekurangnnya masing-masing.
1. Pintu kayu
Pintu kayu adalah jenis pintu yang paling umum digunakan. Hal ini dikarenakan materialnya yang mudah didapat. Selain bisa dipakai di berbagai ruangan dan bangunan, pintu dengan finishing yang baik bisa memunculkan kesan estetis dan tampak natural. Ada 2 material kayu yang biasa digunakan untuk membuat pintu, yaitu kayu solid dan kayu olahan. Kayu solid merupakan bahan material dari hasil kayu alam yang langsung dipotong. Kemudian dibentuk menjadi beraneka model pintu. Sedangkan kayu olahan merupakan kayu dengan bahan dasar kayu solid yang telah melalui proses. Proses yang dimaksud adalah proses peleburan serbuk maupun proses penyusunan belahan kayu. Kemudian dijadikan bahan jadi dengan ukuran tertentu. Hasilnya biasa dikenal dengan nama triplek, teakwood, blockboard, dan papan MDF. Pintu kayu solid cocok digunakan untuk pintu utama atau eksterior, sedangkan kayu olahan biasa dipakai sebagai pintu dalam atau interior.
Kelebihan dari pintu kayu antara lain adalah dapat dibentuk sesuai keinginan, pintu kayu juga cocok untuk berbagai jenis rumah, tahan terhadap perubahan cuaca, dan indah karena memberikan kesan natural. Sedangkan kekurangan dari pintu kayu pada umumnya adalah relatif rentan dengan pelapukan udara lembab atau terkena air yang terus menerus. Selain itu kayu solid memiliki beban yang cukup berat, oleh karena itu sobat faMP perlu memasang kusen dan engsel pintu yang kuat untuk menahan beban tersebut.
2. Pintu panel
Pintu panel terbuat dari beberapa komponen panel kayu seperti MDF, blockboard, HDF, dan sebagainya. Jenis panel banyak digunakan karena faktor harga yang terjangkau dan fleksibilitas desain. Tak hanya monoton serba kayu dengan desain frame, sobat faMP bisa mengombinasikan pintu panel dengan material kaca juga loh. Kelebihan dari pintu jenis ini adalah bentuk dan desain fleksibel. Selain itujuga memiliki harga terjangkau. Sedangkan kekurangan dari pintu panel ini adalah rentan terhadap pelapukan.
Baca Juga : Tips Memilih Warna Cat Kusen Pintu dan Jendela
3. Pintu fiberglass
Fiberglass atau serat kaca adalah suatu bahan yang menggabungkan filamen kaca tipis dengan kombinasi dengan komposisi resin. Bahan fiberglass memiliki sifat yang ringan, kuat, dan tahan lama. Material ini terbilang lebih unggul dari pada kayu atau kaca biasa. Dibuat dengan proses penyatuan serbuk kaca, sehingga membuat pintu dengan bahan fiberglass dapat didesain sesuai keinginan. Pintu rumah jenis ini sangat cocok dijadikan pintu utama bagian depan rumah.
Kelebihan dari pintu fiberglass antara lain tahan terhadap perubahan iklim dan cuaca, tampilan elegan, mewah, kuat, ringan dan aman digunakan. Selain itu juga dapat menjaga keseimbangan suhu karena memiliki sifat hemat energi. Adapun kekurangannya yakni pintu fiberglass ini tidak memiliki pori – pori sehingga mudah luntur jika dicat.
4. Pintu kaca
Saat ini sudah sangat banyak rumah yang menggunakan pintu dengan material kaca. Pintu kaca sangat menonjolkan kesan elegan pada rumah. Dengan pintu kaca juga membuat rumah terkesan lebih luas dan terang karena dapat menangkap masuk sinar matahari. Pintu yang menggunakan bahan kaca ini biasanya diletakkan pada jalan menuju lahan belakang rumah yang terdapat taman atau kolam renang. Pintu berbahan kaca pastinya membuat seisi rumah sobat faMP dapat terlihat dari luar. Namun, sobat faMP dapat mengatasinya dengan memasang gorden untuk menutupi dalam rumah ketika membutuhkan privasi.
Adapun kekurangan penggunaan pintu kaca adalah ruangan terasa panas. hal ini dikarenakan sinar matahari mampu masuk hingga 90%. Bila sering terkena hujan, maka mudah terjadi oksidasi. Oksidasi menyebabkan kaca buram dan berkerak sehingga perlu dibersihkan secara rutin. Selain itu juga memberikan pemanasan bumi akibat pantulan sinar.
5. Pintu baja
Baja merupakan material yang terbuat dari campuran besi dan karbon, sehingga memiliki tingkat kekuatan yang sangat tinggi. Penggunaan pintu baja akan membuat hunian sobat faMP tampil beda. Sobat faMP bisa memilih tipe pintu baja sesuai dengan hunian, seperti single door, double door, garage door, stainless steel door atau emergency door.
Kelebihan dari pintu baja adalah tahan api, rayap, dan tahan terhadap segala cuaca. Selain itu, pintu baja juga mudah dibersihkan dari pada pintu kayu serta memiliki fitur modern, tampil beda, dengan keamanan tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah harus menggunakan cat khusus baja yang sesuai dan mudah berkarat jika terkena air hujan.
6. Pintu PVC
PVC (Poly Vinyl Chloride) adalah bahan plastic yang sering ditemukan pada pipa tangki air. Pintu berbahan PVC paling banyak digunakan sebagai pintu kamar mandi dan kurang cocok dijadikan pintu utama rumah.
Kelebihan dari pintu PVC ini dibandingkan dengan jenis-jenis pintu lainnya adalah bebannya yang ringan. Pilihan warna pintu PVC juga lebih beragam. Pintu PVC ini anti rayap dan tahan kelembaban. Namun pintu PVC tidak tahan pada cuaca ekstrim.
7. Pintu uPVC
uPVC (Unplasticized Ply Vinyl Chloride) adalah PVC yang diperkuat dengan bahan unplasticized, membuatnya lebih kuat dan kaku. Material dengan aplikasi teknologi tinggi ini sangat mudah dibentuk dan mampu tahan terhadap api, air, serta benturan. Pintu uPVC tersedia dalam ukuran standar pintu rumah dan diproduksi dalam beberapa motif, mulai polos, bermotif hingga gabungan unsur material kaca. Pintu uPVC ini cocok digunakan pada bangunan yang membutuhkan tingkat presisi tinggi.
Adapun kelebihan dari penggunaan pintu uPVC adalah ramah lingkungan, mudah dibentuk dan tersedia beragam motif. Namun disisi lain pintu uPVC ini relative berat dibandingkan alumunium dan PVC. Proses pemasangannya juga susah dan tidak semua tukang bisa.
Baca Juga : Apa itu Kusen uVPC
Itulah ulasan tentang jenis pintu paling umum digunakan beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tertarik menggunakan pintu rumah yang jenis apa nih sobat faMP? Selamat berkreasi, salam satu bangsa dan pastinya NKRI harga mati.

1 Comment
[…] Baca Juga: 7 Jenis Pintu Paling Umum Digunakan […]
Comments are closed.