Cara Merawat Dinding Batu Alam
mpnews.makmurproperty.com 13/09/2022, 11.00 WIB
Penulis : Muhammad Luqmanul Hakim I Editor : Tim Properti Makmur
Malang, mpnews.makmurproperty.com – Salam. Apa kabar sobat faMP? Sehat selalu ya. Oiya, batu alam bisa menjadi salah satu alternatif untuk mempermanis hunian sobat faMP nih. Namun seiring waktu batu alam bisa mengalami penurunan kualitas utamanya untuk batu alam yang ada di bagian eksterior. Hal ini bisa terjadi karena kotor atau bahkan batu alam mengalami pelapukan. Dibandingkan dengan material eksterior lainnya, perawatan batu alam bisa dibilang tidak terlalu sulit dan memiliki daya tahan yang lama. Kendati demikian, batu alam tidak bisa dibiarkan tanpa perawatan jika ingin tampilannya menarik dan tetap terlihat seperti baru. Yuk sobat faMP, simak cara merawat dinding batu alam agar terlihat indah dan tetap terlihat seperti baru.
1. Beri Coating
Batu yang memiliki pori besar akan lebih mudah menyimpan debu. Untuk itu, sebaiknya sobat faMP tambahkan lapisan pelindung (coating) terlebih dahulu. Hal ini akan mempermudah ketika sobat faMP ingin membersihkannya. Gunakan sikat plastik, lalu bilas dengan air. Setelah bersih, berikan coating kembali pada batu alam agar lebih terlindungi. Hindari pembersih dengan bahan kimia yang keras karena bisa mengubah warna batu menjadi kekuningan. Tentu saja ini akan membuat batu alam terlihat tidak menarik.
Baca Juga: Tips Membuat Carpot Dari Batu Alam
2. Prioritaskan Perawatan Pertama Untuk Batu Berkarakter Lunak
Setelah 6 bulan pertama pemasangan, sobat faMP bisa memperhatikan perubahan pada dinding batu alam yang telah dipasang. Jika batu mulai kusam atau ada tanda-tanda akan timbulnya lumut atau jamur, maka segera lakukan proses pembersihan dengan cara melakukan amplas halus pada batu yang mengalami pelapukan serta selalu berikan coating untuk bisa menjaga kualitas batu.
Baca Juga: 7 Jenis Pintu Paling Umum Digunakan
3. Pasang Kembali Batu Alam yang Lepas
Jika ada batu alam yang terlepas dari dinding, sebaiknya segera lakukan pemasangan kembali.
Sebelum dipasang kembali, sobat faMP perlu mengetahui jenis batuannya lebih dulu nih, sebab setiap jenis batu alam membutuhkan perlakuan yang berbeda. Misal untuk batu sandstonse atau batu kapur yang berpori ringan perlu dilakukan perendaman. Setelah direndam, buatlah garis di bagian belakang batu untuk meningkatkan daya rekat agar batu yang dipasang bisa lebih kuat dan tahan lama. Lalu untuk jenis batu andesit berukuran besar dan dipasang pada bidang yang tinggi, sobat faMP juga bisa menggunakan kawat dalam pemasangannya.
Baca Juga: Tips Memilih Keramik Dinding untuk Teras Rumah
4. Amplas Batu Lunak
Beberapa jenis batu alam seperti batu paras jogja, palimanan, atau jenis batu alam putih dan krem lainnya membutuhkan pengamplasan ketika mengalami pelapukan yang cukup parah. Proses pengamplasan dilakukan dalam kondisi kering, lakukan amplas secara merata dan berulang, lalu cuci menggunakan spon. Hindari membersihkan menggunakan sikat karena dapat merusak karakter batu tersebut. Setelah dibersihkan, tunggu hingga kering dan aplikasikan coating.
5. Pastikan Dinding Batu Alam Dalam Keadaan Kering
Semua batu alam pada dasarnya memiliki pori-pori dan celah ketika dipasang di dinding. Selain melindungi batu dari sinar matahari langsung agar tidak cepat luntur, menjaga dinding batu alam selalu dalam keadaan kering juga penting untuk dilakukan.
Dinding batu alam yang basah akan membuatnya lembap. Ini akan menjadi suasana yang membuat jamur dan lumut tumbuh cepat. Kotoran juga jadi lebih mudah menempel ketika dinding berada dalam keadaan basah atau lembap.
6. Manfaatkan Cairan Khusus Untuk Batu Berkarakter Keras
Untuk jenis batu keras yang mengalami pelapukan cukup lama atau sudah berlumut dan memiliki kotoran bandel lainnya, lakukan pembersihan dengan menggunakan cairan pembersih porselen, untuk kasus yang lebih berat sobat faMP akan membutuhkan cairan air keras yang dicampur air dan digosok menggunakan sikat. Bilas hingga bersih dan kembali berikan coating jika sudah kering.
7. Sesuaikan Batu Alam dengan Posisi dan Cuaca
Cara yang satu ini bisa dibilang bukan tentang perawatan dinding batu alam, tetapi cara untuk memilih batu alam yang sesuai dengan posisinya di rumah. Dengan mengetahui posisi dan cuaca di lingkungan rumah, sobat faMP bisa menentukan metode perawatan seperti apa yang sesuai untuk dinding batu alam.
Sementara itu, untuk batu alam di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang optimal dan tidak terlalu berpengaruh pada perubahan cuaca, sobat faMP bisa memasang batu-batu alam seperti limestone, batu sabak, atau batu palimanan.
Itulah beberapa tips merawat dinding batu alam yang perlu sobat faMP ketahui. Salam satu bangsa dan pastinya NKRI harga mati.
